Wednesday, May 24, 2017

5 Bentuk interaksi sosial Asosiatif

Bentuk interaksi sosial Asosiatif 

     Interaksi Sosial membentuk timbal balik yang menjadi pembentuk proses sosial. proses sosial merupakan kegiatan antar interaksi sosial yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu sehingga menunjukan pola perulangan dalam hubungan masyarakat. interaksi sosial dapat dibagi menjadi dua yaitu Asosiatif dan disosiatif

Interaksi Sosial Asosiatif

Interaksi yang mengarah pada bentuk kerjasama agar tercipta sebuah persatuan yang membuat tujuan cepat tercapai.

Kerjasama { Koperasi } : Berasal dari bahasa latin Co yang berarti bersama sama dan Operani yang berarti bekerja. koperasi merujuk pada usaha bersama antar individu atau kelompok untuk mencapai tujuan. kerjasama terjadi pada semua ruang lingkup masyarakat. Berbagai bentuk kerjasama antara lain:

A. Tawar Menawar atau Bargaining: Bentuk Perjanjian penukaran barang atau jasa antara dua pihak atau lebih

B. Kooptasi: Kerjasama untuk menyepakati penunjukan pemimpin dalam sebuah kelompok

C. Koalisi: Kerjasama antar organisasi politik untuk mencapai tujuan yang sama

D. Join venture: Kerjasama dua badan usaha atau lebih untuk mencapai keuntungan

Akomodasi: Interaksi Sosial yang bertujuan untuk menghilangkan pertentangan antara dua pihak yang saling bermusuhan. akomodasi berhubungan dengan pengendalian sosial, hal tersebut dikarenakan kelompok-kelompok tertentu diharuskan membentuk pola kerjasama meskipun diantara memiliki paham berbeda. proses akomodasi berpengaruh tehadap sikap seseorang dalam menghadapi konflik. contoh akomodasi antara lain:

A. Koersi: Bentuk akomodasi yang dilakukan dengan paksaan sehingga salah satu pihak menjadi terdesak

B. Kompromi: Usaha untuk mengurangi tuntutan masing masing kelompok

C. Arbitrasi: Usaha meredakan konflik dengan bantuan pihak ketiga yang menjadi pemutus perkara

D. Mediasi: Usaha meredakan konflik dengan bantuan pihak ketiga yang bersifat netral

E. Konsoliasi: Usaha mempertemukan keinginan kedua belah pihak yang berselisih agar tercipta penyeslesaian masalah

F. Toleransi: Sikap saling menghormati perbedaan yang ada

G. Stalemete: Keadaan ditandai adanya dua kekuatan yang saling seimbang dan keduanya berhenti pada suatu titik tertentu

H. Ajudikasi: Penyeselesaian masalah melalui pengadilan

Asimilasi: Proses peleburan dua kebudayaan atau lebih yang menjadikanya budaya baru yang dimiliki oleh bersama. proses asimilasi menghilangkan unsur unsur perbedaan antar budaya sehingga menjadi sebuah kebudayaan baru yang diterima masyarakat

Amalgamasi: Meleburnya dua kelompok menjadi satu dan menjadikanya sesuatu yang baru. amalgamasi mempertegas hilangnya perbedaan dalam masyarakat. proses amalgamasi menghilangkan perpecahan yang ada di masyarakat

Akulturasi: Pertemuan dua budaya atau lebih tanpa menghilangkan ciri khas budaya masing masing.